Dampak Sekolah Roboh, Pencairan Dana untuk SDN Cileunca Dihentikan

PURWAKARTA, purwasukanews – Dinas Pendidikan Purwakarta akan menghentikan pencairan dana untuk pembangunan SD Negeri Cilenca, Kecamatan Bojong, Purwakarta. Kebijakan itu diambil menyusul insiden robohnya bangunan sekolah tersebut.

“Kami akan menunda pencairan dana untuk termen berikutnya jika pekerjaan belum diperbaiki dan diselesaikan. Pencairan baru 25 persen, sekitar 143 juta,” kata Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, Rudi Hermawan Kusumah, Selasa (17/9).

Dia mengaku prihatin atas insiden robohnya gedung SD Negeri Cileunca. Setelah mendapat laporan, pihaknya segera memanggil pihak sekolah untuk meminta penjelasan.

Dikatakan Rudi, Dinas Pendidikan telah menurunkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan secara intensif. “Memang ada pekerjaan pemasangan baja ringan yang belum selesai. Bangunan itu roboh lebih disebabkan oleh faktor alam dan human error,” ujarnya.

Hasil pertemuan antara Dinas Pendidikan dengan pihak sekolah dan Komite Sekolah, diperoleh kesepakatan bahwa pihak sekolah bersedia  melakukan pembangunan kembali sesuai tahap yang telah ditentukan.

Dihubungi melalui telepon, Kepala SD Negeri  Cileunca Nunung Sutisna mengaku bertanggungjawab atas robohnya bangunan sekolah, “Kami akan segera memperbaikinya,” tandasnya.

Menyikapi insiden tersebut, Ketua Askumindo Purwakarta Muhamad Abdul Latif mengatakan, kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi dan kajian mendalam bagi pihak Pemkab Purwakarta.

“Jika pekerjaan  dilakukan oleh bukan ahlinya, maka akan berdampak fatal.  Risikonya ya seperti ini,” katanya.

Sumber dana rehab SD Negeri Cileunca berasal dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pengerjaannya dilakukan secara swakelola dengan melibatkan pihak sekolah dan komite sekolah setempat.(zul)

Bagikan:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Berita Terkait: