Cegah Covid-19, Purwakarta Akan Batasi Moda Transportasi Umum

PURWAKARTA, purwasukanews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta akan mengeluarkan kebijakan membatasi moda transportasi umum untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Namun demikian, untuk menerapkan kebijakan tersebut, masih menunggu keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Kebijakan tersebut merupakan satu dari empat point hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Pemkab Purwakarta, Senin (30/3) siang, seperti disampaikan Wahyu Wibisono, Satgassus Covid-19 Purwakarta.

Wibi belum merinci secara teknis rencana pembatasan moda transportasi yang dimaksud. Yang jelas, kata Wibi, Purwakarta tidak akan memberlakukan lockdown. soal rumor lockdown, juga menjadi salah satu bahasan rapat. Dipastikan, Purwakarta tidak akan mengambil kebijakan lockdown atau karantina wilayah.

Point lain yang dibahas, yakni Pemkab Purwakarta akan melakukan pemutakhiran data warga Purwakarta terdampak Covid-19 untuk calon penerima bantuan provinsi dan bantuan Pemkab Purwakarta. “Agar datanya tidak tumpang tindih dengan penerima PKH dan penerima bantuan lainnya yang telah berjalan secara rutin,” terang Wibi.

Pihaknya juga akan memastikan stok bahan pokok agar persediaannya tetap terjaga, dan terus melakukan update perkembangan terkini penanganan Covid-19 secara berkala, “Satgassus Covid-19 bersama pihak kepolisian dan TNI terus melakukan razia dan pembubaran kerumunan orang di tempat-tempat umum dan acara yang mengundang kerumunan,” imbuh dia.

Beredar Pesan Berantai

Berkaitan dengan hasil rapat Forkopimda, beredar pesan berantai di media sosial. Isinya menyatakan bahwa Purwakarta akan memberlakukan lockdown kewilayahan.

“Itu hoax. Jangan dipercaya,” tandas Wibi. Dia meminta kepada masyarakat Purwakarta agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sodial, yang tak jelas sumbernya.

Ini isi pesan berantai yang dipastikan hoax tersebut:

Hasil Rapat Koordinasi di Pemda dan Rapim Kemenag*:

  1. Purwakarta mulai 1 April 2020 akan melakukan lockdown kewilayahan. Akses tol pintu cikopo, sadang dan ciganea akan ditutup dan diawasi. Jalan arteri cibatu, darangdan dan maniis juga diawasi. Kecuali angkutan bahan pokok pangan dan kesehatan boleh masuk. Wilayah kota pasar jumat akan diberlakukan jam malam.
  2. Dihimbau krpada masyarakat purwakarta untuk tidak mudik dan piknik.
  3. Pendaftaran dan pelayanan nikah tetap berjalan. Kepada penghulu untuk bisa mengatur yang menghadiri akad nikah maksimal 10 orang dgn memakai alat perlindungan diri.
  4. Sampe tgl 31 secara umum masih work from home tetapi di setiap seksi dan Kua ada yg piket minimal 1 orang.(bes)

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Share-->>>
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Close
PurwasukaNews.com | Jurnalisme Apa Adanya