KPUD Terima Tiga Pasangan Calon

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews – Hingga hari terakhir pendaftaran, Rabu (10/1), KPUD Purwakarta menerima tiga pasangan calon yang ikut menjadi kontestan Pilkada Purwakarta 2018. KPUD menolak pasangan calon Rustandie-Dikdik Sukardi menyusul adanya SK ganda dari DPP Hanura. Sempat terjadi keriuhan pada dini hari tadi.

Tiga pasangan calon tersebut yakni Zaenal Arifin-Luthfi Bamala. Pasangan yang berangkat dari jalur perseorangan ini, mendaftar pada hari pertama dibukanya pendaftaran, Senin (8/1).

Pasangan kedua yang mendaftar adalah Anne Ratna Mustika-Aming. Pasangan ini diusung enam parpol yakni PAN, PKB, Hanura, Golkar, Nasdem, dan Demokrat.

Pasangan terakhir yang diterima KPUD adalah Padil Karsoma-Acep Maman, yang didukung PDIP dan PPP. Padil-Acep datang bersama rombongan pada Rabu malam. Seusai menerima pasangan ini, KPUD juga kedatangan pasangan Rustandie-Dikdik Sukardi yang diusung Partai Gerindra dan Hanura.

Namun pasangan ini ditolak KPUD karena KPUD sebelumnya Hanura sudah masuk dalam koalisi partai yang mendukung pasangan Anne-Aming. Hal tersebut dibuktikan dengan SK dari DPP Hanura.

Keriuhan terjadi karena pasangan Rustandie-Dikdik pun mengantongi SK dari DPP Hanura. Adanya dua SK itu yang memicu alotnya proses pendaftaran Rustandie-Dikdik. Adu argumen antar KPUD dengan pihak Rustandie-Dikdik berlangsung cukup sengit.

Hingga lewat pukul 24.00 yang merupakan batas waktu pendaftaran, KPUD tetap berkesimpulan tak bisa menerima pasangan Rustandie-Dikdik. KPUD berpatokan pada Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017  tentang pencalonan pada Pilgub, Pilbup dan Pilwalkot.

Dalam pasal 56 disebutkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik tidak dapat memindahkan dukungannya kepada bakal pasangan calon lain yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan pencalonan dan atau syarat calon.

Massa pendukung kecewa dengan keputusan KPUD dan siap menduduki kantor KPUD hingga pasangan ini diterima menjadi kontestan pilkada. Polisi tampak bersiaga.

Keriuhan akhirnya mereda sekitar pukul 03.00 dini hari setelah polisi meminta massa membubarkan diri. Dan para komisioner KPUD dievakuasi oleh pihak kepolisian. Areal KPUD disterilisasi oleh sekitar 100 personel polisi.

Yang menarik, saat menghantarkan Rustandie-Dikdik, tak tampak pengurus DPC Hanura Purwakarta. Rustandie-Dikdik didampingi lokasi fungsionaris DPP Hanura Djoni Rolindrawan, Ketua DPW Hanura Aceng Fikri, fungsionaris DPD Gerindra Jabar Heri Ukasah, Sekum DPW PKS Abdul Hadi Wijaya dan pimpinan ketiga partai Purwakarta.

“Ini tragedi demokrasi di Purwakarta. Hak konstitusional saya dirampas tanpa alasan hukum yang jelas! Saya akan terus memperjuangkan hak saya,” tandasnya.

Beranjak dari kantor KPUD, parpol pendukung dan simpatisan Rustandie-Dikdik bertolak ke Sekretariat DPD Partai Gerindra di Jalan Veteran, sekitar pukul 03.45. Di sana disepakati akan melakukan langkah-langkah pengaduan ke KPU pusat dan Bawaslu.

Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Aceng HM mengaku kecewa dengan keputusan yang diambil KPUD. Dia menjelaskan bahwa SK yang sah adalah SK terbaru.

Sebab, katanya, setelah terbit SK pertama mendukung Anne-Aming yang terbit pada 7 Januari, keesokan harinya DPP mengeluarkan surat pencabutan SK tersebut.

Pada 9 Januari dibuat SK baru yang menyatakan dukungannya kepada Rustandie-Dikdik. Surat pencabutan SK pertama diterima KPUD 15 menit sebelum batas waktu pendaftaran ditutup.

Munculnya dua SK dari DPP Hanura, kata Aceng, akibat adanya oknum di internal partai tersebut, “Soal SK kedua yang ditandatangani oleh Wakil Sekjen, itu tak masalah jika Sekjen berhalangan,” tuturnya.

Dihubungi melalui telepon, Kamis (11/1) pagi, Ketua KPUD Purwakarta Ramlan Maulana membenarkan bahwa pihakny menerima tiga pasangan calon.

Ikhwal keriuhan yang terjadi menyusul adanya SK ganda dari Hanura, Ramlan belum bisa berkomentar banyak. ”Saya sedang rapat koordinasi dulu di Mapolda Jabar,” terang Ramla.

Sejauh ini, purwasukanews.com belum memperoleh oleh keterangan resmi dari pihak Gerindra.(gin)

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Seusai Debat Publik, Netizen Purwakarta ‘Perang’ Komentar https://t.co/EqCpWRGhvw
PurwasukaNews.com
[OPINI]: Debat Publik Belum Lahirkan Gagasan Original https://t.co/puRaoOHoEJ
Follow PurwasukaNews.com on Twitter