Hanura Kantongi Dua SK Pasangan Calon

Bagikan Berita:

PURWAKARTA, purwasukanews – Partai Hanura Purwakarta mengantongi dua surat keputusan (SK) pengusungan pasangan calon dengan nama pasangan calon berbeda. SK pertama untuk Anne Ratna Mustika-Aming, dan SK kedua tertulis nama Rustandie-Dikdik Sukardi.

SK untuk Anne-Aming tertanggal 7 Januari 2018 ditandatangani Ketua Umum Hanura Oesman Sapta dan Sekjen Sariffudin Sudding. Sedangkan SK untuk Rustandie-Dikdik Sukardi tertanggal 9 Januari 2018. Yang membedakan, SK ini ditandangani Wakil Sekjen Berny Tamara.

Belum ada pihak yang siap dikonfirmasi untuk memperoleh penjelasan mana SK yang berlaku. Ketua Hanura Purwakarta Priyatna belum bersedia dikonfirmasi terkait masalah SK ganda ini.

Sekadar informasi, Dikdik Sukardi yang dipasangkan dengan Rustandie merupakan kader Partai Gerindra. Namun sejauh ini sumber di Gerindra Purwakarta mengaku tak mengetahui persis soal SK tersebut, “Ini kewenangan pusat,” katanya, Rabu (10/1) pagi.

Informasi yang masuk ke meja redaksi purwasukanews menyebutkan, hari ini dikabarkan pasangan Rustandie-Dikdik akan mendaftar ke KPUD. Jika demikian, hampir bisa dipastikan bahwa SK tertanggal 9 Januari yang berlaku.

Ini berarti pula bahwa Hanura menjalin mitra koalisi dengan Gerindra. Sebelumnya, santer terdengar Hanura bakal berdampingan dengan Golkar dan rekan koalisi Golkar lainnya.

 

Pengamat politik Purwakarta Awod Abdul Gadir berpendapat, SK ganda yang dikeluarkan Hanura berpotensi menjadi persoalan hukum. Dia mengatakan, secara yuridis formal SK yang dibuat terlebih dulu akan gugur oleh SK yang dibuat belakangan.

Pada sisi lain, SK yang dibuat belakangan ditandatangani oleh Wakil Sekjen, bukan oleh Sekjen. “KPUD tak berhak menolak SK yang kedua. Persoalan akan muncul ketika dalam proses verifikasi,” kata Awod.

Dia menerangkan, bisa saja pasangan calon yang mengantongi SK pertama menggugat, “Sebab SK tersebut lebih memiliki legalitas yang kuat karena ditandatangani Sekjen.” Imbuh dia.

Dengan kata lain, SK pertama dengan sendirinya gugur setelah terbit SK kedua. Persoalannya, kekuatan hukum SK kedua bisa dipertanyakan dan akan menjadi masalah di kemudian hari.

Awod menilai dengan menerbitkan dua SK, menunjukkan bahwa elit Partai Hanura tak konsisten. “Kalau mau menerbitkan SK baru, harusnya SK pertama dicabut terlebih dulu,” kata Awod.(bes)

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Panelis Godok Tema untuk Debat Publik 2 https://t.co/OEi9RJdM5M
PurwasukaNews.com
Debat Publik 1 Hambar, Tim Sukses Salahkan Microphone https://t.co/0x04GsCj35
Follow PurwasukaNews.com on Twitter