Banner Atas

[OPINI]: Debat Publik, Biarkan Publik yang Menilai  

Bagikan Berita:

 oleh: Muhammad Faraz Bajri

 Dari Debat Publik tiga pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Purwakarta yang diselenggarakan beberapa jam lalu,  

kita bisa melihat mana pasangan yang memiliki konsep dan strategi dalam menyelesaikan persoalan-persoalaan krusial di Purwakarta.

KITA juga bisa melihat mana pasangan yang menawarkan program-program yang cukup bagus, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Karena pendidikan merupakan instrumen yang paling fundamental dalam menciptakan sebuah peradaban.

Soal korupsi menjadi salah satu isu yang diangkat dalam debat publik tersebut. Masing-masing kandidat menawarkan strategi penyelesaian kasus Korupsi.

Tetapi mereka mengungkapkan bahwa korupsi adalah kejahatan kemanusian yang paling mengerikan. Padahal yang dibutuhkan publik adalah terobosan radikal dalam memutus mata rantai korupsi. 

Anggaran pendapatan belanja daerah/negara adalah jantung kekuasaan. Ketika APBD/APBN tidak sehat atau sakit maka pemerintahan tidak akan berjalan, termasuk mesin-mesin birokrasi tidak akan maksimal dalam menjalankan tugasnya. Dan Masyarakat pun akan terkena imbasnya.

APBD Murni dan APBD Perubahan harus diperuntukkan untuk menjalankan mesin pemerintahan demi kepentingan publik dan menjadikan masyarakat sejahtera. Karena APBD berasal dari pemasukan masyarakat dan sumber sumber yang lain. APBD tidak boleh dibajak untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Kalau dibiarkan maka APBD akan hancur lebur.

Untuk menjalankan sebuah pemerintahan berjalan dengan baik maka harus dipastikan APBD sehat dan menyehatkan. Ketika terlihat APBD mulai tidak sehat maka eksekutif dengan legislatif harus berusaha mencari jalan keluar.

Yakni, dengan cara meningkatkan pendapatan daerah dengan mengoptimalkan sumberdaya alam atau sumber lain yang bisa mendongkrak pendapatan daerah. Namun, bukan dengan cara menghamburkan uang negara yang tidak jelas.

Postur APBD dan item-item yang ada di dalamnya harus dipastikan peruntukannya jelas untuk kepentingan masyarakat banyak. Tidak boleh ada satu item pun dalam APBD yang disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

APBD yang hanya digunakan untuk membayar utang kepada pihak ketiga akan membahayakan pemerintahan ke depan. APBD sebuah pemerintahan harus diselamatkan dari oknum-oknum para politisi, pejabat, atau pihak lain yang dekat dengan penguasa dan bersembunyi di balik ketiak penguasa.

Masyarakat berharap siapapun kandidat bupati yang kelak akan mengendalikan sebuah pemerintahan harus benar-benar orang yang memiliki integritas, kredibilitas dan moralitas. Kalau tiga poin ini ada dalam diri seorang pemimpin bisa dipastikan pemerintahan akan berjalan dengan baik.

Dari tiga kandidat paslon bupati/wakil bupati Purwakarta bisa disimpulkan untuk tahap pertama ada yang cukup berkualitas, ada yang secara kasat mata belum siap dan ada yang cenderung dipaksakan. Biar publik yang akan menilai siapa yang layak memimpin Purwakarta ke depan.**

Penulis adalah Dosen STAI Al Muhajirin Purwakarta

 

Tentang Purwasuka News

Purwasuka News adalah media informasi terkini dan terupdate Purwasuka yang akurat dan berimbang, menghadirkan informasi seputar Purwasuka, Jabar, Politik, Hukum, Kuliner, Ekbis, Sosok, Hobi, Feature, Opini, Gaya Hidup, Foto, dan lainnya.

Email: purwasukanewscom@yahoo.co.id
Redaksi: Kompleks Asabri C 7 No.3 Bunder, Jatiluhur Purwakarta - Jawa Barat

Facebook

Twitter

PurwasukaNews.com
Cinta Kasih Bertabur di Gang Beringin https://t.co/r4ZLDDvkGp
PurwasukaNews.com
Ketua KPU Ingatkan Caleg Tak Bodohi Masyarakat https://t.co/k35o1eaUjW
Follow PurwasukaNews.com on Twitter